Saksi Bambang Sempat Curiga Kepada Terdakwa Tapi Tidak Bisa Menuduh

author Harian Nasional News

- Pewarta

Kamis, 09 Nov 2023 22:45 WIB

Saksi Bambang Sempat Curiga Kepada Terdakwa Tapi Tidak Bisa Menuduh

i

Saksi Bambang Sempat Curiga Kepada Terdakwa Tapi Tidak Bisa Menuduh

SURABAYA, HNN — Sidang lanjutan perkara kasus pembunuhan mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) Angelina Natania digelar ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan terdakwa Rochmad Bagus Apriyatna alias Roy, JPU dari Surabaya Suparlan hadirkan saksi Bambang Sunarjo orang tua dan Kevin Oktavianus kakak korban.

Baca Juga: Ketua DPD RI Paparkan Penyebab Indonesia Terapkan Sistem Demokrasi Barat

Saksi Bambang Sunarjo menceritakan kronologis hilangnya Angelina Natania sekitar tanggal 3 Mei 2023 korban berangkat kuliah menggunakan mobil Expander warna abu-abu waktu itu ujian semester namun dua hari serta tidak iku ujian sebab korban tidak pulang sekeluarga berusaha mencari keberadaan korban namun tidak ditemukan, Sehingga saya berinisiatif untuk melaporkan kejadian hilang anak kami ke Mapolrestabes Surabaya.

"Saya melaporkan hilangnya korban pada tanggal 5 Mei 2023 saat pamit kuliah," jelas orang tua korban Bambang didepan ketua majelis, Kamis (09/11/23).

Disinggung terkait asmara Angelina Natania dengan terdakwa Roy orang tua korban tidak tahu, Istrinya saya juga tidak pernah cerita meraka menjalin asmara apa tidak, sempat janggal juga sewaktu istri saya dan tantenya mencari Angelina mampir di cafe dan kontrakan terdakwa namun tidak ketemu tapi selang beberapa waktu istri saya ditelpon oleh adiknya janjian ketemuan pada tanggal 5 Mei 2023 menawarkan bantuan guna mencari korban.

Baca Juga: LaNyalla: PSHT Tidak Kemana-mana, Tapi Ada Dimana-mana

"Padahal istri saya tidak memberi nomor telepon kepada adik maupun istri terdakwa, Sempat curiga tapi tidak bisa menuduh," bebernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selang beberapa hari penyidik dari polrestabes Surabaya memberitahu saya bahwa Angelina Natania ditemukan di Pacet Mojokerto dalam keadaan meninggal dunia di dalam koper, " terdapat luka memar di sekujur tubuh serta alat vital sobek 2 cm," ungkapnya.

Kakak korban Kevin Oktavianus sempat melacak keberadaan Angelina melalui linimasa handphone milik korban terlacak di sekitar kontrakan terdakwa Roy, sekira tanggal 3 Mei 2023 setelah ujian korban menuju apartemen guna memarkir mobil bersama terdakwa, kemudian berjalan keluar dengan menggunakan aplikasi ojek online, "Terakhir terlacak di rumah kontrakan terdakwa dihubungi lewat handphone cuma menghubungi lantas dihubungi kembali," ucapnya.

Baca Juga: Tim Anti Bandit Polsek Karangpilang Bekuk Dua Kurir Pil Koplo

Sementara itu terdakwa lain Sugianto menerangkan bahwa ia menerima mobil Expander warna abu-abu L 1893 FY dari terdakwa Roy dengan menggadaikan sebesar 25 juta, " Saya masih cicil 3 kali pertama 2 juta, kemudian 3 juta total yang saya bayar 8 juta yang mulia," terangnya

Terdakwa Rochmad Bagus Apriyatna alias Roy dari keterangan kedua saksi tidak membantah, "Semuanya benar yang mulia," tutupnya. (Rif)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di hariannasionalnews.com dengan judul "Saksi Bambang Sempat Curiga Kepada Terdakwa Tapi Tidak Bisa Menuduh". lihat harikel asli disini

Editor : Admin

BERITA TERBARU