Bank Sampah Miliki Nilai Ekonomis Tinggi, Warga Margorejo Dorong Pemkot Surabaya Bantu Mesin Cacah

author awsnews.id

- Pewarta

Minggu, 28 Jan 2024 20:35 WIB

Bank Sampah Miliki Nilai Ekonomis Tinggi, Warga Margorejo Dorong Pemkot Surabaya Bantu Mesin Cacah

i

Bank Sampah Miliki Nilai Ekonomis Tinggi, Warga Margorejo Dorong Pemkot Surabaya Bantu Mesin Cacah

Swaranews.com – Bank sampah yang dikelola warga Jetis Wetan RT03/RW01 Kelurahan Margorejo Kecamatan Wonocolo ternyata menghasilkan nilai ekonomis tinggi.
Ketua RT 03, M. Yosep mengatakan, warganya swadaya gotong-royong mengumpulkan sampah-sampah seperti kardus dan plastik, yang ditaruh di sak atau karung yang sudah kami sediakan masing-masing rumah.

"Setelah terkumpul, kita ambil dan sampah kita pilah-pilah yang kemudian bersama warga dikreasikan menjadi produk seperti, vas bunga, akuarium, tempat alat tulis, celengan atau tempat menabung, dan banyak lagi kreasi karya produk kita dari hasil sampah bekas," ujarnya di Margorejo, Minggu (28/1/2024).

Baca Juga: KPU Provinsi Jawa Timur Pastikan Tidak Ada Calon Independen

Yosep menyebutkan untuk vas bunga dijual Rp35.000. Penjualannya ke sekolah-sekolah dan kantor-kantor pemerintahan. Sedangkan hasil pulah sampah yang dijual ke pengepul dihargai Rp1.000 hingga Rp2.000 per kilogram. Tapi jika sudah dikreasikan  menjadi hasil karya produk maka nilai jualnya cukup tinggi.

"Pengelolaan Bank sampah sudah berjalan dua tahun, dan cukup membantu tambahan pendapatan ekonomi warga. Prosesnya, sampah yang sudah terkumpul maka kita jual ke pengepul, dan hasil penjualan kita kumpulkan lalu menjadi tabungan bersama, sehingga jika ada warga yang butuh duit bisa pinjam ke Bank sampah," paparnya.

Yosep menyampaikan bahwa kendalanya mereka belum punya mesin cacah sendiri, sehingga untuk memilah-milah sampah masih manual.

Baca Juga: Josiah Michael: Selama ini Komunikasi PSI dengan Walikota Terbina denfan Baik

“Kami berharap Pemkot Surabaya bisa membantu ketersediaan alat seperti mesin cacah sampah, agar produksi bank sampah kita terus meningkat dan hasilkan nilai ekonomis lebih tinggi lagi,” ungkap Yosep.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari PDI Perjuangan, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am mengatakan, apa yang dilakukan warga RW03 Kelurahan Margerejo Kecamatan Wonocolo ini merupakan prestasi yang luar biasa.

Mengapa, kata Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am yang juga caleg incumbent PDI Perjuangan nomor urut 4 Dapil 3 Surabaya ini, bank sampah warga Margerejo bisa menjadi pilot project di wilayah-wilayah lainnya di Surabaya.

Baca Juga: Gus Iqdam Doakan Surabaya Makin Rukun dan Berkah

“Hasil pengelolaan bank sampah dari pengakuan warga bisa menghasilkan Rp350-700 ribu per bulan, ini cukup bagus dari sisi nilai ekonomisnya. Untuk itu saya sangat apresiasi apa yang dilakukan warga RT01/ RW03 Margerejo ini,” ungkap Cak Ghoni sapaan Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am.

Artikel ini telah tayang sebelumnya di swaranews.com dengan judul "Bank Sampah Miliki Nilai Ekonomis Tinggi, Warga Margorejo Dorong Pemkot Surabaya Bantu Mesin Cacah". lihat harikel asli disini

Editor : Redaksi

Tag :

BERITA TERBARU