APPHI Dukung Kebijakan Kuota Impor Daging Diberikan Pemerintah

author Harian Indonesia News

- Pewarta

Selasa, 13 Feb 2024 14:20 WIB

APPHI Dukung Kebijakan Kuota Impor Daging Diberikan Pemerintah

i

APPHI Dukung Kebijakan Kuota Impor Daging Diberikan Pemerintah

JAKARTA, HINews - Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia (APPHI) mengungkapkan, dalam rangka menyambut Ramadhan dan Idul Fitri, stok daging sapi lokal maupun impor terpantau masih aman dan stabil. 

Namun demikian, sejumlah pengusaha mengeluh lantaran semua pengajuan impor daging rata-rata kuotanya dikurangi. Meski stok aman, namun stok yang dimiliki oleh sejumlah pengusaha daging tergolong masih rendah bila dibandingkan tahun lalu.

Baca Juga: Perludem Apresiasi MK Kabulkan Gugatan Batas Ambang Parlemen

“Memang pada dasarnya stok daging impor saat ini tergolong aman. Namun stok yang kami miliki tidak maksimal, sebab kuota impor daging dikurangi. Sehingga stok tidak sebanyak saat ramadhan dan idul fitri tahun lalu,” ujar Ketua APPHI Ahmad Fahmi dalam keterangannya belum lama ini.

Oleh karenanya, APPHI meminta pemerintah agar menambah kuota impor daging. Terlebih, tingkat konsumsi masyarakat  pada puasa dan lebaran tahun 2024 ini diprediksi akan mengalami kenaikan. Hal itu dikarenakan pelaku usaha mulai bangkit.

Kendati demikian, pihaknya juga mengaku bahwa suplai daging sapi dari negara-negara produsen masih mengalami gangguan akan suplai dikarenakan akibat dampak covid-19, sehingga tingkat produksi mengalami penurunan.

“Kendala lain di antaranya adanya iklim ekstrim. Jalur distribusi, truk sapi, pengapalan, suplai pekerja di negara produsen dan lainnya, masih mengalami hambatan untuk memulihnya pada efek pandemi 2020-2022,” kata dia.

Baca Juga: Bekali Pengetahuan Aset Perusahaan, PT Pegadaian Gelar Seminar Tata Kelola Tanah Aset di Surabaya

Untuk itu, APPHI berharap adanya penambahan sumber sumber suplai yang dapat di import dari tempat rumah potong tambahan dari negara yang telah disetujui dan maupun dari negara lain, sehingga, realisasi importasi dan harga daging sapi akan menjadi lebih baik dan sesuai perencanaan dengan ijin yang didapat oleh anggota APPHI 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, menurunnya tingkat ketersediaan atau stok daging sapi secara nasional dikarenakan adanya pembatasan pengiriman antar  propinsi untuk produk daging dan turunan sapi lainnya. 

“Dari perihal pembatasan  pembatasan tersebut, perlu adanya kejelasan yang lebih baik antar instansi dan  Pemerintah daerah agar pasokan daging aman konsumsi tidak terhambat dan  mengakibatkan gejolak pada suplai dan harga,” ungkapnya.

Baca Juga: Pelatihan di Yogyakarta, PT. Pegadaian Implementasikan Prinsip Ekonomi Syariah

Pihaknya juga mengakui terkait dengan pengadaptasian terhadap sistem perolehan rekomendasi dan perizinan dengan sistem yang baru, ada beberapa poin berpotensi memperlambat proses izin importasi di tahun berikutnya. 

“Perlu di cermati, keterlambatan atas perijinan dapat mengakibatkan shortage dalam suplai seperti yang dialami pada bulan Lebaran 2022 dimana harga-harga daging melambung menjadi cukup tinggi,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang sebelumnya di harianindonesianews.com dengan judul "APPHI Dukung Kebijakan Kuota Impor Daging Diberikan Pemerintah". lihat harikel asli disini

Editor : Admin

BERITA TERBARU