Wali Kota Eri Cahyadi Berikan Dukungan Moral kepada Pasien RS Unair Terdampak Gempa

author Rakyat Jelata

- Pewarta

Minggu, 24 Mar 2024 02:55 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Berikan Dukungan Moral kepada Pasien RS Unair Terdampak Gempa

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Dok/istmw/hum pemkot sby)

SURABAYA I rakyatjelata.com-Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan peninjauan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) pada Sabtu (23/3/2024). Peninjauan dilakukan pasca bangunan gedung rumah sakit yang berada di wilayah Kecamatan Mulyorejo Surabaya tersebut, terdampak gempa magnitudo 6.5 pada Jumat (22/3/2024).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi ditemui langsung oleh manajemen RS Unair. Di sana, ia juga terlihat memberikan dukungan moral dan semangat kepada pasien serta keluarga yang tengah dirawat di RS Unair.

Baca Juga: Putra Pimpinan Redaksi Media Metrosurya Langsungkan Akad Nikah

"Kemarin ada kabar RS Unair terdampak dengan adanya gempa. Alhamdulillah hari ini sudah disiapkan tenda, tapi sekarang pasien-pasien yang berada di tenda sudah masuk kembali ke dalam. Meskipun hari ini RS Unair tidak semua lantai dipakai, hanya sampai lantai 3," kata Wali Kota Eri usai peninjauan.

Sebagai bentuk antisipasi ke depan, Wali Kota Eri menyatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama para ahli teknik beton, saat ini menghitung kembali kekuatan dari bangunan gedung rumah sakit.

"Ini untuk memberikan kepastian dan keyakinan kepada pasien yang ada di rumah sakit, tidak ada rasa mamang (khawatir) untuk masuk kembali," ujarnya.

Menurut dia, datangnya gempa bumi tidak bisa diprediksi. Makanya, ia berharap seluruh manajemen rumah sakit di Kota Surabaya untuk memastikan punya SOP penanganan maupun evakuasi terhadap pasien jika terjadi gempa.

"Alhamdulillah kemarin Rumah Sakit Unair ketika terjadi (gempa), evakuasinya sangat cepat dan (pasien) segera bisa tertangani," ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Eri mengaku jika pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit di Surabaya. Ini untuk memastikan seluruh pasien memiliki keyakinan dan tidak khawatir ketika menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: Curiga Gus Muhdlor Pura - Pura Sakit, KPK Ancam Pidana Dokter RSUD Sidoarjo

"Jangan terlalu khawatir berlebih, karena setiap rumah sakit pasti punya SOP terkait evakuasi," tutur Wali Kota Eri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika ditanya soal mitigasi bencana gempa terhadap rumah sakit ke depan, Wali Kota Eri memaparkan jika pemkot bersama ahli bangunan gedung akan menghitung ulang kekuatan struktur bangunan. Seluruh rumah sakit akan dihitung ulang struktur kekuatan bangunan terhadap gempa.

"Jadi dihitung kekuatan daya gempanya. Karena ketika gempa itu (bangunan) ada hitungan, gempa yang diprediksi 5, 6 atau 7. Nah ini kemarin sempat (magnitudo) 6.5. Padahal (bangunan) yang kita hitung di Surabaya rata-rata (magnitudo) 5 sampai 6," paparnya.

Oleh sebabnya, Wali Kota Eri menyebutkan ke depan seluruh rumah sakit di Surabaya akan dihitung ulang kekuatan struktur bangunan terhadap daya gempa. Perhitungan kekuatan bangunan dilakukan terhadap daya gempa dengan magnitudo sekitar 6.5 sampai 7.

Baca Juga: Diduga Ada Penawaran Pembayaran Perbulan Kepada Orang Tua Wali Murid Yang Baru Saja Mendaftar

"Maka apakah ada perkuatan-perkuatan (bangunan rumah sakit) yang perlu dilakukan. Ini nanti kita sampaikan kepada rumah sakit," tandasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya pada Jumat (22/3/2024), gempa yang berpusat di laut Tuban, Jawa Timur, getarannya dapat dirasakan 3 kali hingga di Kota Surabaya. 

Gempa tersebut mengharuskan RS Unair memindahkan pasien dari gedung rumah sakit ke halaman parkir. Para pasien pun bermalam di tenda darurat yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun saat ini, seluruh pasien telah kembali ke dalam gedung. 

Artikel ini telah tayang sebelumnya di rakyatjelata.com dengan judul "Wali Kota Eri Cahyadi Berikan Dukungan Moral kepada Pasien RS Unair Terdampak Gempa". lihat harikel asli disini

Editor : Admin

BERITA TERBARU